×
Ikan yang dipelihara di peternakan ikan juga lebih baik bagi samudra kita karena peternakan ikan membantu mengurangi polusi laut dan sungai. Ketika ikan liar ditangkap, hal ini bisa menjadi sesuatu yang tidak sengaja seperti kapal nelayan menangkap makhluk lain, seperti penyu atau lumba-lumba. Ini budidaya udang dikenal sebagai bycatch, dan hal ini dapat merugikan makhluk hidup tersebut serta mengganggu keseimbangan ekosistem. Dengan membudidayakan ikan di peternakan, kita dapat mengurangi bycatch dan menjaga air kita tetap bersih dan sehat.
Ikan segar dari peternakan ikan memulai perjalanan mereka di inkubator, di mana mereka dibesarkan dari telur. Ikan kecil ini dipindahkan ke tangki atau kolam yang lebih besar, berenang hingga siap untuk panen. Selama periode ini, para petani ikan dengan cermat memantau air dan suhu, memastikan bahwa ikan sehat dan nyaman.
Ada banyak alasan bagus untuk membeli ikan dari peternakan ikan daripada ikan tangkapan liar. Pertama, ikan dari peternakan umumnya lebih baik untuk lingkungan karena melindungi ikan liar dari overfishing. Dengan mengonsumsi ikan dari peternakan, Anda juga berkontribusi pada kesehatan lautan dan sungai kita.
Ikan mereka juga biasanya lebih murah dan lebih mudah diperoleh daripada ikan tangkapan liar. Karena pertanian budidaya air dari Wolize dapat membiakkan ikan sepanjang tahun, batasan musim bukanlah masalah bagi ikan dari peternakan. Ini membuatnya lebih mudah untuk menyertakan ikan dalam makanan Anda dan mendapatkan manfaat kesehatan yang ditawarkan oleh ikan.

peternakan ikan tuna mengandung bahan berbahaya seperti merkuri dan PCB yang lebih sedikit dibandingkan ikan tangkapan liar, sehingga aman dan sehat untuk dikonsumsi oleh semua orang. Salmon, tilapia, trout, apa pun jenis ikan yang Anda sukai, Anda bisa merasa senang dengan ikan peternakan Anda dari Wolize karena baik untuk Anda, dan enak untuk dimakan.

Pemeliharaan ikan dapat dilakukan dengan berbagai cara, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Beberapa peternakan ikan membesarkan ikan di tangki atau kolam di darat; yang lain menggunakan kandang atau sangkar di lautan atau danau. Setiap metode memiliki keuntungannya, tergantung pada jenis budidaya tilapia di mana ikan itu dibesarkan.

Metode pemeliharaan ikan yang populer adalah sistem akuakultur daur ulang (RAS), yang menggunakan tangki untuk menjaga ikan tetap aman. RAS memudahkan petani ikan untuk memantau kualitas air, suhu, dan pemberian makan, menghasilkan ikan yang sehat. Salah satu praktik umum lainnya adalah pemeliharaan ikan dalam kandang, di mana ikan dipelihara dalam kandang di lautan atau danau. Metode budidaya air tawar di kolam ini memungkinkan pemeliharaan ikan yang murah di lingkungan alami mereka, dengan perawatan yang tepat.
ISO9001, ISO22000, COA, CE, dll adalah sertifikasi yang telah diperoleh. Kami telah berhasil mengekspor produk kami ke 47 negara dan telah membangun 22 proyek besar dengan kapasitas lebih dari 3000 meter kubik. Sistem akulturasi kami digunakan untuk membudidayakan udang dan ikan di 112 negara.
Kami telah berkecimpung dalam industri akuakultur selama lima belas tahun dan merupakan salah satu perusahaan teratas di Tiongkok. Kami memiliki aliansi strategis dengan berbagai universitas ternama di Tiongkok, dan memiliki tim terampil dari perancang sistem yang ahli dalam akuakultur padat tinggi serta insinyur yang mampu menyediakan produk dan layanan berkualitas tinggi.
Kami memfokuskan pada pembuatan pipa baja PVC yang menopang kolam ikan. Kolam ikan berbahan pelat PVC galvanis. Sistem akuakultur dapat dilengkapi dengan berbagai opsi.
Kami mampu memberikan program budidaya air rinci yang mencakup berbagai aspek, seperti desain skema, konfigurasi peralatan, anggaran, dan perencanaan untuk pemasangan peralatan. Ini dapat membantu Anda menyelesaikan usaha budidaya air Anda. Perusahaan biasa tidak dapat mencapai hal ini.